Sains
Wilayah di Indonesia Yang Tidak Bisa Melihat Gerhana Bulan
Wilayah di Indonesia Yang Tidak Bisa Melihat Gerhana Bulan
Puncak gerhana sendiri terjadi pada fase keempat, pukul 17.59.11 WIT, 18.59.11 WITA, 19.59.11 WIT. Setelah itu, Eclipse memasuki fase terakhirnya.
Fase akhir atau gerhana total berakhir (U3) mulai pukul 18.42.03 WIB, 19.42.03 WITA, 20.42.03 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh Indonesia.
Keenam, Gerhana Sebagian berakhir (U4) pada 19.49.22 WIT, 20.49.22 WITA, 21.49.22 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh Indonesia.
Fase ketujuh atau gerhana berakhir (P4) Gerhana bulan total berakhir pada 20.57.43 WIB, 21.57.43 WITA, 22.57.43 WIT. Fase ini dapat diamati di seluruh Indonesia.
Gerhana Bulan Total kali ini terjadi dengan durasi total 1 jam, 24 menit, 58 detik dan durasi umbral (sebagian + total) selama 3 jam, 39 menit, 50 detik, tulis BRIN.
Berbeda dengan gerhana matahari yang membutuhkan peralatan khusus untuk mengamati dengan aman, gerhana bulan bisa disaksikan dengan mata telanjang.
Untuk menyaksikan fenomena tersebut, orang hanya perlu mengarahkan pandangannya sesuai dengan arah terbit dan terbenamnya Bulan. Meskipun, teropong memungkinkan Anda untuk melihat detail Bulan yang mengesankan.
“Kita tidak perlu menggunakan alat bantu optik, kecuali kita ingin mengabadikannya dalam bentuk gambar atau rekaman video,” kata Andi Pangerang, Peneliti Pusat Penelitian Luar Angkasa BRIN, dikutip dari situs resminya.
Read more info "Wilayah di Indonesia Yang Tidak Bisa Melihat Gerhana Bulan" on the next page :
Editor :Tim NP